Headlines

METROMINI Akan Dijadikan Feeder BUSWAY

Posted by infosukabumi | Senin, 29 Juli 2013 | Posted in ,

Jakarta, 29/7 - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menjadikan angkutan umum metromini sebagai penghubung atau feeder bus TransJakarta.

"Kami menawarkan peremajaan metromini kepada para pemilik atau pengusaha metromini di ibu kota, karena rencananya, metromini akan kami jadikan feeder bus TransJakarta," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin.

Menurut pria yang akrab disapa Ahok itu, saat ini pada umumnya metromini sudah menjadi milik perorangan, sehingga sudah tidak berbentuk Perseroan Terbatas (PT) lagi.

"Saat ini, metromini sudah bukan berbentuk PT lagi, tapi milik perorangan. Saya juga sudah bertemu dengan dua kelompok jajaran direksi yang mengklaim memiliki hak atas metromini," ujar Ahok.

Dalam pertemuan itu, sambung Ahok, pihaknya menawarkan jika kedua kelompok tersebut bersedia melakukan peremajaan metromini, maka kapasitasnya akan ditingkatkan, yakni bukan hanya sebagai angkutan umum biasa, tetapi juga sebagai feeder busway.

"Jadi, kemungkinan besar, kita akan menyediakan garasi, bengkel dan sopir cadangan untuk pengusaha metromini. Tetapi, hal ini baru bisa kita lakukan kalau Perum Penumpang Djakarta (PPD) sudah dihibahkan ke kita," tutur Ahok.

Ahok mengungkapkan jika PPD sudah dihibahkan ke Pemprov DKI, maka pemilik metromini dapat menitipkan sekaligus melakukan servis di lahan milik PPD tersebut.

"Dengan kata lain, nanti pemilik metromini bisa numpang garasi sekaligus numpang servis di lahan milik PPD. Para pemilik metromini, kemudian, membayar sejumlah uang sebagai biaya tetap setiap bulan," tambah Ahok.

(Antara)

KEMENKOMINFO: Tujuh Miliar SMS Terkirim Selama Lebaran

Posted by infosukabumi | | Posted in ,

Jakarta, 29/7 - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memperkirakan akan terkirim sebanyak tujuh miliar layanan pesan singkat (SMS) pada H-1, H, dan H+1 Lebaran 2013.

"Pada saat suasana Lebaran H-1 hingga H+1 akan terjadi lonjakan trafik layanan telekomunikasi secara umum hingga sekitar 20 persen hingga 37 persen dari hari-hari biasa, atau secara total diperkirakan akan terkirim sebanyak tujuh miliar SMS yang saling terkirim di seluruh penyelenggara telekomunikasi di Indonesia," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan, tahun sebelumnya rata-rata dalam satu hari di hari H terkirim sebanyak sekitar empat miliar SMS.

Lonjakan pengiriman SMS tahun ini selama tiga hari itu meski tinggi, tetapi faktanya mengalami penurunan hingga sekitar 21 persen dibandingkan lebaran 2012 dan juga turun hingga dua persen dibandingkan hari-hari biasa di sepanjang Januari sampai Juli 2013.

"Layanan pesan tersebut belum termasuk yang dikirimkan melalui layanan MMS, BBM, WhatsApp Messenger, Line, Tango, Kakao Talk dan email yang cenderung meningkat hingga sebanyak 180 juta layanan pesan atau mengalami kenaikan hingga lebih dari 360 persen dibandingkan hari-hari biasa," katanya.

Layanan itu terkirim searah dengan makin meningkatnya penggunaan layanan tersebut yang dikirimkan melalui multi smartphone seperti BlackBerry dan Android.

Menurut Menteri, meskipun lonjakan layanan SMS masih tetap tinggi, tetapi sesungguhnya tidak mengalami peningkatan (bahkan cenderung agak stagnan dan di beberapa penyelenggara bahkan turun).

"Hal itu, karena kini banyak warga masyarakat yang menggunakan layanan data lainnya seperti BBM, WhatsApp Messenger, Line, Tango, Kakao Talk, dan email," katanya.

Sedangkan untuk layanan suara, diperkirakan secara total akan berlangsung pembicaraan hingga 6.684.000.000 menit dalam tiga hari tersebut pada saat yang bersamaan dari puluhan juta pengguna layanan telekomunikasi.

Angka itu meningkat sekitar rata-rata 14 persen jika dibandingkan Lebaran 2012 dan naik sekitar 21 persen dari kondisi normal hari-hari biasa di sepanjang Januari sampai Juli 2013.

Sedangkan untuk komunikasi data diperkirakan akan mengalami kenaikan hingga sekitar 238 terabytes atau meningkat sekitar rata-rata 26 persen hingga 65 persen jika dibandingkan kondisi normal.

"Mengingat kemungkinan penggunaan media sosial oleh masyarakat baik selama di perjalanan mudik maka kepada seluruh penyelenggara telekomunikasi untuk menyediakan kapasitas banwidth yang berlebih," katanya.

Hal itu guna mengantisipasi lonjakan komunikasi data dan sejauh monitoring Kementerian Kominfo hal itu sudah dilakukan oleh seluruh penyelenggara telekomunikasi.

Pihaknya menilai secara umum seluruh penyelenggara telekomunikasi telah melakukan berbagai upaya persiapan guna mengatisipasinya di antaranya melalui ketersediaan VLR (Visitor Location Register) atau kecukupan kapasitas daya tampung pelanggan dan "quality improvement" khususnya di jalur-jalur mudik Lebaran dan akan dilakukan mobilisasi penambahan kapasitas jika diperlukan.

Selain itu penambahan kapasitas juga dilakukan di antaranya di sejumlah bandara, pelabuhan, terminal bus, stasiun KA, tempat-tempat wisata, dan pusat-pusat perbelanjaan.

Untuk meminimalisasi kemungkinan terjadinya drop call dan unsuccessful call ratio, para penyelenggara telekomunikasi juga sudah berusaha melakukan sejumlah penyesuaian bagi perbaikan jaringan.

"Ada puluhan Mobile BTS atau Compact Mobile Base Station yang ditambahkan selama Lebaran 2013 ini sangat beragam dari setiap penyelenggara telekomunikasi, yang ditempatkan di sejumlah titik-titik tertentu di
jalur-jalur mudik," katanya.

Pihaknya sendiri memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk saling berkomunikasi saat suasana lebaran.

Hanya saja Menteri mengimbau untuk efisien dalam mengantisipasi dari sisi waktu dan kuantitas data yang dikirimkan.

"Artinya, mengingat saat peak season akan berlangsung pada waktu sehari jelang lebaran hingga H+1 dan diperkirakan trafik telekomunikasi cukup tinggi, maka waktunya perlu disiasati secara efisien," katanya.

Selain itu, meskipun setiap pengguna berhak berapapun mem-broadcast pesan, namun ia menyarankan agar pengguna tidak seketika langsung mengirim pesan karena potensi akan terjadi hang (perangkat tiba-tiba tidak berfungsi) cukup tinggi, dan akibatnya justru harus dikirim ulang.

"Ini artinya kesalahan tidak pada kualitas layanan penyelenggara telekomunikasi. Lebih disarankan untuk dikirim secara bertahap," katanya.

(Antara)

1.478 Sapi Impor Tiba di Jakarta Selasa

Posted by infosukabumi | | Posted in ,

Jakarta, 29/7 - Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian menyebutkan sebanyak 1.478 sapi siap potong asal Australia diperkirakan tiba di pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Selasa (30/7).

Kepala Badan Karantina Pertanian Banun Harpini di Jakarta, Senin, menyatakan pemerintah memutuskan untuk mengimpor sapi siap potong dari Australia guna menekan harga daging di dalam negeri yang saat ini sudah mencapai Rp100.000/kg.

"Pada tahap pertama telah diberangkatkan pada 25 Juli 2013 dari Australia sebanyak 1.478 ekor dan direncanakan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok 30 Juli besok," katanya.

Menurut dia, pada awalnya untuk tahap pertama akan didatangkan sebanyak 1.600 ekor sapi siap potong, namun setelah dilakukan pemeriksaan terdapat beberapa ekor yang tidak memenuhi persyaratan.

Sapi-sapi yang akan diekspor ke Indonesia tersebut, tambahnya, memiliki bobot hidup sekitar 400-600 kg per ekor sehingga benar-benar siap potong untuk selanjutnya didistribusikan dagingnya.

Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengeluarkan keputusan No. 699/2013 tentang impor sapi siap potong asal Australia.

Kementerian Perdagangan telah memberikan alokasi awal 6.500 ekor sapi siap potong yang akan datang melalui Pelabuhan Tanjung Priok hingga H+5 Lebaran yang nantinya, proses kedatangannya terbagi menjadi empat gelombang.

Banun menyatakan, sebelum sapi-sapi potong tersebut didatangkan ke Indonesia pihaknya telah mengirimkan dokter hewan ke Australia untuk melakukan pemeriksaan terhadap ternak tersebut atau "preshipment survaillance".

"Pemeriksaan ini untuk memastikan bahwa sapi-sapi tersebut tidak mendapatkan suntikan vaksin atau hormon dari sejak awal," katanya.

Selain itu, lanjutnya, dokter hewan yang dikirim dari Indonesia tersebut akan memantau kesehatan ternak selama dalam kapal sehingga mereka juga mengikuti perjalanan dari negara asal hingga ke pelabuhan tujuan.

"Begitu sampai di Tanjung Priok nantinya sapi-sapi ini bisa langsung ke RPH (Rumah Pemotongan Hewan) namun tetap terus diawasi," katanya.

Melalui upaya tersebut pemerintah mengharapkan agar harga daging yang saat ini mencapai Rp100.000 dapat ditekan ke tingkat Rp76.000/kg.

(Antara)

TKI Sabah Bawa Uang Ratusan Miliar Rupiah

Posted by infosukabumi | | Posted in ,

Nunukan, 28/7 - Uang yang dibawa tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Negeri Bagian Sabah Malaysia pulang ke kampung halamannya selama bulan suci Ramadhan 1434 Hijriyah mencapai ratusan miliar rupiah.

Seorang spekulan mata uang asing (ringgit Malaysia) di Pelabuhan Tunon Taka bernama Makka, Minggu mengaku, TKI dari Sabah yang pulang ke kampung halamannya melalui Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara selama bulan puasa ini diperkirakan berjumlah ribuan orang setiap hari.

Makka mengemukakan, sudah menjadi tradisi bagi TKI yang bekerja di Sabah setiap bulan suci Ramadhan banyak yang memilih pulang kampung untuk melaksanakan hari raya Idul Fitri bersama keluarganya.

Banyaknya TKI yang pulang kampung tersebut, dipastikan pula membawa uang hasil pekerjaan bertahun-tahun di negeri tetangga minimal 1.000 ringgit Malaysia (RM) atau setara Rp3.160.000 per orang.

Jika dihitung dari 1.000 TKI yang pulang melalui Pelabuhan Internasional Tunon Taka Nunukan maka total uang yang dibawa pulang sekitar Rp3,16 miliar per hari dengan nilai tukar 1 ringgit Malaysia setara Rp3.160.

Namun sebagian besar TKI yang pulang kampung membawa uang ringgit melebihi dari RM1.000 atau bahkan sebagian besar dari mereka membawa hingga puluhan ribu ringgit, kata Makka.

"Hitung saja, sekarang sudah memasuki hari ke 18 bulan puasa maka diperkirakan uang yang dibawa TKI pulang ke kampungnya sudah mencapai ratusan miliar rupiah," ungkap Makka.

Menurut dia, dalam sehari biasa membeli mata uang ringgit Malaysia dari TKI mencapai RM15.000 atau rata-rata RM10.000 setiap hari.

Hal yang sama dikemukakan spekulan mata uang asing lainnya bernama Suardi. Ketika ditemui di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Minggu menyatakan, sampai saat ini telah berhasil mengumpulkan sekitar RM53.500 atau Rp169 miliar lebih.

Mata uang Malaysia yang dimilikinya tersebut, dia mengaku, belum ditukar menjadi mata uang rupiah karena perlu mengamati perkembangan nilai tukar terlebih dahulu.

Sementara jumlah spekulan mata uang asing di Kabupaten Nunukan diperkirakan mencapai puluhan orang sehingga jika dikalkulasi total uang yang dibawa TKI dari Sabah telah mencapai ratusan miliar atau bahkan
mencapai triliunan rupiah, ujar Suardi.

Salah seorang TKI bernama Masran mengaku selama lima tahun bekerja di Sabah baru kali ini pulang melaksanakan bulan suci Ramadhan bersama keluarganya di Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan.

Selama berada di sana bekerja di perkebunan kelapa sawit di Lahad Datu Sabah dan berhasil mengumpulkan upah kerjanya sebanyak RM20.000 atau Rp63 juta lebih.

"Alhamdulillah selama lima tahun bekerja di Sabah bisa kumpulkan uang sebanyak itu. Saya akan rencana bangun rumah atau beli kebun di kampung," ujar Masran saat ditemui di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Sabtu.

(Antara)

WALHI JABAR Gelar Diskusi Hari Sungai Nasional

Posted by infosukabumi | | Posted in ,


Bandung, 28/7 - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jabar menggelar diskusi berbagi pengetahuan dan penyelamatan sungai di markas Walhi Kota Bandung, dalam rangka memperingati hari sungai nasional.

"Warga Jawa Barat harus berpartisipasi memelihara, merawat dan mengelola sungai dengan arif dan bijak dengan tidak membuang sampah dan limbah ke sungai dan sumber-sumber air," kata Direktur Eksekutif Walhi Jabar Dadan Ramdan di Bandung, Minggu.

Menurutnya, aparatur negara harus berani bertindak tegas terhadap siapapun termasuk memberlakukan pasal-pasal pidana lingkungan dengan mencemari sungai.

"Kami mendesak agar penegak hukum menindak tegas para pihak yang melakukan praktik pelanggaran pengambilan air permukaan sungai yang tidak sesuai aturan," kata Ramdan.

Di samping tindakan hukum yang tegas, pemerintah juga harus secara langsung mengajak masyarakat berpartisipasi menyelamatkan daerah aliran sungai
(DAS).

"Pemerintah pusat dan daerah harus berupaya menyelamatkan DAS dengan mengedepankan partisipasi masyarakat dan mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal," katanya.

Walhi menegaskan pihaknya menolak kebijakan privatisasi air yang bisa menyengsarakan masyarakat. "Kami juga menolak kebijakan privatisasi air, sungai dan sumber-sumber air lainnya yang berakibat konflik dan
marjinalisasi akses rakyat terhadap air,"katanya.

 (Antara)

Kamus Indonesia-Malagasy Edisi ke Dua Diluncurkan

Posted by infosukabumi | | Posted in ,

London, 29/7 - KBRI Antananarivo bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan dan Warisan Budaya Nasional Madagaskar meluncurkan secara resmi Kamus Bahasa Indonesia-Malagasy di Perpustakaan 
Nasional Anosy, Antananarivo.

Acara peluncuran kamus tersebut diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan kedua kedua negara Indonesia Raya dan Ry Tanindraza Nay Malala � (Tanah Airku yang Kucintai) secara bersama sama, demikian Communication Officer KBRI Antananarivo Iqbal Hidayat kepada Antara London, Senin.

Dalam acara tersebut juga digelar pertunjukan kesenian dan kebudayaan Indonesia-Madagaskar, antara lain pertunjukan Wayang Punakawan Nusantara Madagaskar (WPNM) yang diintergrasikan dengan tarian tradisional Indonesia "Tarian Pasambahan" yang ditarikan putri staf KBRI Atananarivo, musik khas dari daerah utara Madagaskar dan Valihy Malagasy.

Kamus yang disusun Valipanany Rejo Arline bekerja sama dengan Jorondraza ini merupakan media yang sangat efektif terutama bagi warga negara Malagasy yang berminat mempelajari Bahasa Indonesia ataupun sebaliknya, kata Iqbal Hidayat.

Kuasa Usaha Tetap RI, Artanto S. Wargadinata mengatakan bahwa kamus tersebut diharapkan akan mendekatan hubungan dan sejarah antara kedua negara dan bangsa dapat terlihat terutama melalui bidang linguistik.

Tercatat dalam kamus tersebut bahwa ada persamaan kata dan arti dalam Bahasa Malagasy dan Bahasa Indonesia.

"Hasil penelitian yang dilakukan para peneliti merupakan beberapa karya ilmiah yang sengaja mengupas latar belakang secara ilmiah hubungan khusus antara Indonesia dan Madagaskar," ujarnya.

Kamus bahasa Indonesia dan Malagasy yang diterbitkan dan sebarluaskan ini semata-mata sebagai pemerkayaan khazanah literatur hubungan kedua negara
yang dapat menjadi referensi upaya pendekatan kedua negara, ujarnya.  Hasil kerja sama antara kedua pihak, antara lain KBRI Antananarivo dan Kementerian Kebudayaan ini merupakan penerapan konsep Persaudaraan Abadi (Firahalahiana Mandrakizay).

Peluncuran Kamus Bahasa Indonesia-Malagasy Edisi ke dua ini disambut beberapa pemangku kepentingan di Madagaskar serta Menteri Kementerian Kebudayaan dan Warisan Budaya Nasional, Elia Ravelomanantsoa, dan jajarannya,.

Selain itu, juga hadir wakil dari beberapa kementerian termasuk kementerian luar negeri Madagaskar, Kementerian Pertanian, dosen dan peneliti dari beberapa universitas di Madagaskar, alumuni Indonesia, Korps diplomatik, serta masyarakat Indonesia.

KBRI Antananarivo memandang perlu untuk melakukan penyempurnaan atas kamus edisi pertama yang diterbitkan pada tahun 2008.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Madagaskar menyatakan setelah membaca kamus tersebut berpendapat kata-kata kedua lagu kebangsaan hampir sama isi dan maknanya.

 (Antara)

MENSOS Buka Puasa Dengan Para Pemulung

Posted by infosukabumi | | Posted in ,

Jakarta, 28/7 - Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri berbuka puasa dengan ratusan pemulung yang tinggal dalam gerobak di wilayah DKI Jakarta, Minggu.

Sebelum berbuka puasa, Mensos berdialog dengan para pemulung tersebut di Sasana Krida Karang Taruna Kelurahan Guntur, Kecamatan Setiabudi Jakarta Selatan.

Mensos sebelumnya juga menyapa Ce Amah (80) yang ikut anak dan menantunya tinggal di gerobak.

Sudah setahun Ce Amah ikut keliling sekitar Jakarta Pusat mencari sisa-sisa kemasan botol air mineral, meskipun ia hanya duduk di dalam gerobak yang didorong menantunya.

Mensos sebelumnya juga berbuka puasa dengan ratusan anak jalanan di Taman Ismail Marzuki.

Direktur Rehabilitasi Tuna Sosial Kementerian Sosial Sonny W Manalu mengatakan bahwa pemulung di Jakarta diperkirakan mencapai 1.200 jiwa sedang di seluruh Indonesia sekitar 130 ribu jiwa.

"Yang kita tangani adalah pemulung yang permanen, bukan yang musiman," kata Sonny.

Bagi pemulung yang memang hidup dari memulung karena kebutuhan atau permanen tersebut, Kementerian Sosial membina mereka di sejumlah panti asuhan.

"Bagi yang mau direhabilitasi kita bawa ke panti kita, satu keluarga itu kita tempatkan di satu rumah. Jadi suasana kekeluargaan tetap di dapat," katanya.

Kementerian Sosial memiliki 100 unit rumah untuk membina 600 jiwa pemulung selama enam bulan. Selain di panti Kemensos, ada juga yang dibina oleh Lembaga Kesejahteraan Sosial yang difasilitasi Kemensos.

"Setelah dibina kita lakukan pendekatan, maunya mereka apa. Apakah mau usaha atau dipulangkan ke kampung asalnya," tambah Sonny.

(Antara)
Diberdayakan oleh Blogger.

    Blog Archive